Berita AlumniUncategorized

Karir Moncer Ustadz Hasbi Hasan

[wpcdt-countdown id=”3343″]

Hitungan Mundur Liburan Santri

Ustadz Hasbi Hasan, alumni Gontor tahun 1985, yang tanggal 22 Desember 2020 kemarin dilantik menjadi Sekretaris MA, tidak memiliki jabatan tinggi melainkan merintisnya dari bawah hingga ke jabatannya sekarang.

Jabatan Sekretaris MA adalah jabatan tertinggi dalam pengurusan Administrasi MA dibidang yudisial. Ia dipilih langsung oleh presiden.

Suasana pelantikan Ustadz Hasbi Hasan

Ustadz Hasbi terpilih setelah menyisihkan 2 orang kandidat lain dgn kompetensi sama.

Dengan menempati posisi itu, menjadi kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar Gontor karena telah menitipkan satu lagi alumni yang akan berkiprah untuk kemaslahatan bagi bangsa dan negara.

Semoga Allah senantiasa membimbing dan menjaga Beliau. Aamiin.

Jabatan “Panas”

Jabatan yang ditempati oleh Ustadz Hasbi adalah jabatan dengan tensi “godaan” yang tinggi. Jabatan ini berusan langsung dengan semua proses pengadilan dalam tingkat MA. Dan biasanya yang berkasus hingga tingkat MA adalah orang-orang “spesial”.

Jabatan ini sempat populer baru-baru ini di tengah masyarakat Indonesia ketika pemangku sebelumnya, Nurhadi, ditangkap karena menerima suap berkenaan dengan kasus di MA.

Nurhadi diduga memiliki kemewahan dengan memanfaatkan jabatannya. Ia menerima 83 miliar terkait pengurusan perkara di pengadilan tingkat pertama, banding, kasasi maupun Peninjauan Kembali.

Wuihh!!! Semoga Ustadz Hasbi kuat dan tidak tergoda para makelar dan “penjahat” hukum. Aamiin

Karir Moncreng

Passionnya dalam bidang hukum benar-benar membantu Ustadz Hasbi dalam membangun karir ditambah karena memang keilmuwannya yang mumpuni. Dan hal itu juga membuatnya berpetualang ke banyak daerah.

Ia meniti karir dimulai dari Cakim (calon hakim) di Pengadilan Agama (PA), Sungailiat Bangka (1994-97), menjadi hakim di PA di Pangka Pinang Bangka (1997-2000), kemudian menjadi hakim di PA di Tanggamus Lampung (2000-02).

Selepas itu, karir Ustadz Hasbi berlanjut di Ibu Kota Negara. Hasbi menjabat hakim PA Jakarta Selatan (2002-08). Beliau juga dipercaya sebagai hakim yustisial pada MA dengan jabatan Asisten Ketua Muda Lingkungan Peradilan Agama MA (2002-05). Berikutnya tetap menjadi hakim yustisial MA tapi dengan jabatan Asisten Wakil Ketua MA (2005-07).

Sepanjang 2007 sampai dengan 5 Desember 2018, Hasbi juga dipercaya menjadi Instruktur Pelatihan Calon Hakim dan Hakim Badan Diklat Litbang Kumdil MA. Kemudian posisi lainnya yakni hakim yustisial MA dalam jabatan sebagai Kepala Bagian Sekretariat Pimpinan MA periode 2007-2013.

Karir Ustadz Hasbi makin mengkilat, pada 2013, ia dipromosikan menjadi Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badan Peradilan Agama pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) MA. Berikutnya Ia dipromosikan menjadi hakim tinggi Pengadilan Tinggi Agama (PTA), Palu, Sulawesi Tengah pada awal Desember 2018).

Belum lama menjadi hakim tinggi, Hasbi lantas mendapatkan kepercayaan menjadi Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Peradilan (Kapusdiklat Litbang Kumdil) pada Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan MA pada awal Desember hingga Senin (21/12/2020) atau sebelum resmi menjadi Sekretaris MA pada Desember 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon matikan adblock Anda, karena untuk maintenance web ini kami hanya mendapat dari iklan