Kabar Pondok

United Trinity Statue Menjadi Saksi Sejarah

3 tahun lalu, tepatnya 7 Oktober 2017, tepat di depan Patung 3 sosok pahlawan salah satu tim kebanggaan kota Manchester yang dikenal dengan United Trinity Statue, berpose juga dengan gestur yang meniru 3 Kiai Gontor: KH. Akrim Mariyat, Kiai Hasan Abdullah Sahal, dan Kiai Amal Fathullah Zarkasyi.

Kini 3 tahun berlalu juga di bulan Oktober, 3 sosok panutan ini kembali bersatu dalam amanah besar sebagai Nakhoda kapal besar Gontor.

Kiai Abdullah Said Baharmus, Lc mengumumkan hasil keputusan Badan Wakaf tepat setelah pelaksanaan sholat Jumat di Masjid Gontor, Jumat 23 Oktober 2020. Dalam membuka pembacaan tersebut, beliau kembali mengingatkan tentang pentingnya mempertahankan estafet perjuangan para Trimurti pendiri PMDG. “Pimpinan boleh meninggal, tapi pondok harus tetap hidup.” terang beliau.

Hal ini tentu disambut dengan sukacita oleh seluruh keluarga besar PM Darusalam Gontor. Berita ini seolah-olah menjadi obat kesedihan yang melanda keluarga besar akibat ditinggal tokoh panutan yang lebih dahulu menghadap Sang Pencipta.

Foto Bersejarah

3 tahun lalu, selama kurang lebih 12 hari, Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor beserta beberapa fungsionaris Universtas Darussalam mengadakan tur akademik ke Negara Inggris, tur tersebut bertujuan untuk meninjau dan membentuk kerjasama (MoU) dengan beberapa universitas terkemuka di negara tersebut seperti Muslim College London, University of Birmingham, The Markfield Institute of Higher Education Leicestershire, dan University of Cambridge.

Selain itu, rombongan juga akan bertemu dengan mahasiswa dan masyarakat Indonesia yang tinggal dan belajar di sana, Dr. Hamid pula akan menyampaikan kuliah singkat di beberapa lembaga terkait.

Dalam kunjungan ini, 3 orang Anggota Badan Wakaf, KH. Akrim Mariyat, Kiai Hasan Abdullah Sahal, dan Kiai Amal Fathullah Zarkasyi, menyempatkan diri berfoto dengan berlatar patung 3 tokoh pahlawan salah satu klub kebanggaan Kota Manchester itu: George Best, Denis Law dan Sir Bobby Charlton.

Dan foto tersebut kini kembali heboh setelah ternyata Allah menakdirkan 3 tokoh panutan itu kembali bersatu bersama dalam suatu amanah estafet Trimurti: 3 Pimpinan/Pengasuh PM Gontor.

Apakah ini sebuah kebetulan? Tentu sebagai orang beriman, kita menyakini bahwa tidak ada yang “kebetulan” yang terjadi, karena Allah Maha Sempurna dalam merancang setiap kejadian.

Namun apapun itu, sebagai bagian dari keluarga besar PM Gontor, tentu kita merasa bahagia dan bangga bahwa estafet kepemimpinan Gontor akan selalu terjadi. Gontor tidak akan kekurangan calon pemimpin karena setiap saat Gontor mendidik calon pemimpin-pemimpin masa depan.

Semoga Allah meridhoi kepemimpinan Guru-guru kita ini, senantiasa menjaganya dan membimbingnya dan kita senantiasa tidak berhenti bersyukur atas nikmat yang besar ini semoga dengan semakin kita bersyukur maka Allah akan menambah nikmat dan keberkahan bagi Gontor, Kiai-kiai, guru-guru, santri-santri, alumni-alumni dan keluarga besar Gontor dan untuk Indonesia. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon matikan adblock Anda, karena untuk maintenance web ini kami hanya mendapat dari iklan