Berita Media

Kiai Hasan Menyambangi Bekas Muridnya, Lukman Hakim Saifuddin

Jakarta (Pinmas) —- Pimpinan Pondok Pesantren Gontor Ponorogo, Ustadz Hasan Abdul Sahal menyambangi salah satu santrinya yang kini menjadi Menteri Agama; Lukman Hakim Saifuddin, di Gedung Kemenag Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (16/12).

Ustadz sebenarnya cukup SMS atau telpon saja, saya yang akan sowan ke Ponorogo,” kata Menag menyambut tamu spesial yang tidak lain adalah gurunya.

Ustadz Hasan berkisah kalau saat tahu Lukman Hakim dipercaya menjadi Menteri Agama, dirinya langsung menelpon, tapi tidak diangkat. Ustadz Hasan lalu SMS Menag dan dalam hitungan detik, Menag menelpon balik gurunya yang ternyata hobi bola dan fans Barcelona.
Saya tidak tahu kalau yang nelpon tadi ustadz, karena nomor ustadz ganti, dan saya tidak diberi tahu,” ungkap Menag “membela diri”. Menag pernah mondok dan sekolah di Pondok Gontor pada 1979-1983.

Ternyata saya sudah menjadi orang tua. Cepat sekali waktu berlalu. Doa saya, semoga semua muslim, semua alumni Gontor mampu berguna bagi nusa dan bangsa ini,” harap Ustadz Hasan.

Pimpinan Pondok Pesantren Gontor ini mengaku kalau dirinya sudah tua dan masa depannya adalah kuburan. Menurutnya, sudah saatnya datang sebuah generasi penerus. “Semoga, ke depan, saya bisa mati dalam keadaan tersenyum. Melihat anak-anak rukun. Pondok masih bisa bermanfaat dan proses belajar mengajar masih bisa berjalan,” imbuh Ustadz Hasan.

Kepada Menag, Ustadz Hasan mengatakan bahwa pada tahun 2016, Pondok Gontor akan merayakan ulang tahunnya yang ke-90. Berbagai kegiatan 90 Tahun Pondok Gontor akan berlangsung 22 Agustus – 19 September 2016.

Puncuk Peringatan 90 Tahun Pondok Gontor berada pada 19 September, karena pada tanggal itu, tepatnya pada 19 September 1926, Pondok Gontor berdiri,” terang Ustadz Hasan sambil menunjuk ustadz Ismail Budi Prasetyo; Ketua Panitia 90 Tahun Pondok Gontor.

Ustadz Hasan berharap, Menag bersedia menjadi salah satu Dewan Pengarah Peringatan 90 Tahun Pondok Gontor, selain juga Din Syamsuddin, Hidayat Nur Wahid dan KH Hasyim Muzadi yang juga alumni Pondok Gontor.

Dalam sebulan peringatan itu, akan banyak acara, seperti wayangan, hiburan rakyat, kemah, perlombaan dan lain sebagainya, juga ada peresmian gedung Universitas Darussalam yang kini dalam proses akhir pembangunan. Rencananya, panitia hendak mengundang Imam Besar Masjidil Haram Syaikh Abdul Rahman al-Sudais untuk seminar,” terangnya sembari meminta tolong Menag untuk menghubungi Syaikh. Menag pun siap memberikan surat undangan kepada sang Imam besar secara langsung.

Siapp Ustadz, kebetulan pada Januari 2016, saya hendak ke Arab Saudi, untuk bertemu Menteri Haji Arab dalam kaitannya, membahas Haji 2016. Nanti surat akan saya sampaikan secara langsung,” kata Menag.

“Saya siap dan sangat terhormat menjadi Dewan Pengarah 90 Tahun Pondok Gontor. Mas Panitia, komunikasikan saja apa yang harus saya lakukan,” lanjut Menag.

Ustadz Hasan tak lupa mendoakan Menag, semoga kuat menjalankan amanah dan berguna bagi nusa dan bangsa, agama serta dunia. “Saya berhayal, pada 100 Tahun Pondok Gontor, kita mempunyai Fakultas Kedokteran” ungkap Ustadz Hasan, disambut amiin dari audiens. (g-penk/mkd/mkd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon matikan adblock Anda, karena untuk maintenance web ini kami hanya mendapat dari iklan