Berita MediaInfo Terkini

Sosok Kakak Yang Tegar, Berperan sebagai Orangtua bagi Adik-adiknya setelah Kematian Ayah dan Ibu akibat Covid 19

PONOROGO – GEMA SURYA FM

Tegar, kuat dan sabar menjalani hidup, itulah sosok Wasis Fajar Auladi, pemuda asal Desa Jorsan Mlarak Ponorogo. Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta itu, kini harus menjadi sosok ayah sekaligus ibu bagi kedua orang adiknya, pasca orang tuanya meninggal dunia karena positif corona. Tak hanya itu, kini untuk sementara juga harus terpisah dengan adik perempuannya karena dirawat diruang isolasi rumah sakit swata di Ponorogo juga karena terinfeksi covid 19. Dalam sekejap Corona merenggut kedua nyawa orang tuanya.

Kepada Gema Surya, Wasis bercerita ketika dikabari ayahnya masuk rumah sakit, almarhumah ibunya melarang untuk pulang kerumah. Karena itu, dia hanya bisa berkomunikasi dengan ayahnya melalui Vidio Call setiap selesai sholat lima waktu. Sampai akhirnya 4 hari dirawat dirumah sakit, ayahnya dinyatakan meninggal dunia. Yang membuatnya sangat bersedih, dia tidak bisa melihat almarhum ayahnya yang terakhir kalinya, karena langsung dimakamkan dengan protokoler covid 19.

Ujian belum berakhir, setelah dimakamkan, hasil swab ayahnya turun dan dinyatakan positif corona. Praktis, ibu dan 2 orang adiknya juga harus diswab, sehingga selama menunggu hasilnya ketiganya di isolasi dirumah. Dia harus terpisah lagi dengan orang-orang yang dicintainya karena harus tinggal dirumah buliknya. Selama isolasi tersebut, hanya bisa mengirim makanan dan minuman lewat jendela saja. Setelah 5 hari menunggu, hasil swab turun dan akhirnya ibu dan adik perempuannya terkonfirmasi positif corona, sehingga harus dirawat dirumah sakit. Sementara adiknya yang terakhir negatif dirawat oleh buliknya yang rumahnya tak jauh dari kediamannya.

Almarhumah ibunya sempat mengatakan dirinya akan sembuh. Tapi akhirnya sang ibu meninggalkan dunia untuk selama lamanya. Kini harapannya, adik yang saat ini masih dirawat dirumah sakit bisa segera sembuh. Informasi terakhir kondisinya juga semakin membaik dan berharap hasil swab nanti negatif sehingga di perbolehkan pulang. Wasis pun bertekad akan segera menyelesaikan kuliahnya yang telah memasuki tahapan skripsi. Keinginan untuk melanjutkan S2 harus ditunda dulu , karena dia harus segera memperoleh pekerjaan untuk memenuhi hidup kedua adiknya. #PO942

Foto: Wasis Fajar Auladi

Dikutip dari -> Facebook PO942 (Radio Gema Surya FM Ponorogo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon matikan adblock Anda, karena untuk maintenance web ini kami hanya mendapat dari iklan